Gunawanekasaputra's Blog

  • About

Keris Dapur Jalak Ngore

Posted by gunawanekasaputra on April 21, 2012
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

KERIS DAPUR JALAK NGORE

image

Colected by Ismarsodo

Keris dapur jalak ngore  secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang tansah ngawe ngawe ngupaya boga, kinarya anyekapi ing bab kabetahanipun. Dhumateng tuk sumberipun, asal usulipun, inggih punika wangsul dhateng susuhipum ambekta kabetahaning gesangipun .

Terjemahan secara bebas : Bagi Orang Jawa, burung merupakan symbol pelipur duka, memberikan rasa senang dihati, menghilangkan rasa kejengkelan hati, sedangkan gambaran sosoknya, dimana kepakan sayapnya melambai lambai sambil mengepakkan sayap bersuara dengan keras ( Ngore) merupakan usaha dalam mencari pangan( nafkah) untuk memenuhi kebutuhan. Burung yang telah mendapatkan pangan kemudian pulang kembali ke sarangnya ( Rumah dan Keluarganya)

Jalak merupakan burung peliharaan dalam masyarkat jawa yang mempunyai kepekaan tinggi terhadap lingkungannya dan sesuatu ha lasing yang dijumpai  (Wasoada). Dalam mencari makan , burung jalak mempunyai sifat saling menguntungkan ( tidak merugikan orang lain). DI sisi lain, Jalak merupakan burung yang sangat setia terhadap pasangannya. Kata Ngore dapat berasal dari kata “Mudhar” , yang berarti mengurai. Ngore mempunyai makna aktif bergerak melepaskan dari kesulitan / keruwetan dari setiap permasalahan secara teliti dan bertahap. Hal ini Juga berorientasi pada ketekunan .

Ricikan pada Dapur Jalak Ngore mempunyai makna sebagai berikut :

Gandhip Polos merupakan symbol kekuatan, ketekunan dan rajin bekerja .

Tikel Alis, merupakan simbol sifat manusia ada sisi baik dan buruk, keduanya harus dikendalikan. Dalam mencari nafkah, hendaknya selalu menimbang baik buruknya dan akibatnya terhadap martabat

Greneng, merupakan simbol “rasa” atau hati. Dalam menjalankan hidup segala sesuatu dilandasi dengan hati yang bersih dan baik prasangka

Sraweyan , merupakan simbol keluwesan, Dalam bekerja hendaknya menjaga keselarasan terhadap sesame, masyarakat, lingkungan dan dapat beradaptasi dengan kebiasaan setempat. SIkap menghargai orang lain.

Pijetan / Blumbangan, merupakan simbol keihklasan hati dan kesabaran, TIdak ada yang disebut takdir sebelum diawali dengan ikhtiar / usaha

Jalak Ngore  : Ajaran dalam menjalani hidup.

Jalani hidup dengan hati yang senang dan lapang seperti wgambaran burung jalak yang sedang Ngore. Utamakan perbuatan yang baik ( Jawa : “dadya laku utama”) selalu menjaga ketakwaan kepada Tuhan dan hubungan kepada keluarga, masyarakat serta lingkungannya ( jawa : eling lan waspada) . Dalam bekerja untuk mencari nafkah hendaknya berlaku jujur dan tidak merugikan orang lain. Setiap permasalahan / usaha harus dievaluasi secara teliti dan tekun ( sapa sing temen bakal tinemu, sapa sing tatag lan teteg bakal tutug). Setiap permasalahan harus dihadapi dengan mengedepankan perasaan hati dan pikiran, ketimbang nafsu dan emosi. Demikian pula pada piwulang  : ALon – alon waton kelakon, Gliyak gliyuk waton tumindak, yang berarti : meskipunpelan pelan tapi mendapatkan hasil, tertatih – tatih tapi melaksanakan, Untuk mencapai cita cita dan tujuan, diperlukan kesungguhan, ketekunan, kewaspadaan dan kesabaran. Tidak ada orang sejahtera / kaya mendadak, semua harus dirintas dari bawah .

Disadur dari  Bpk Handoko Ismarsodo

Harmoni: Gedung Pesta Elite Bule

Posted by gunawanekasaputra on March 2, 2012
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

November 26, 2009 oleh alwishahab

Inilah gedung Harmoni, setelah dihancurkan tahun 1985 menjadi bagian dari gedung Sekretariat Negara (Sekneg) yang diabadikan awal 1870-an. Harmonie Club merupakan salah satu gedung paling menawan dari bangunan-bangunan abad ke-19 di Batavia. Hingga banyak yang menyayangkan kenapa ia harus dibongkar.

Di Harmoni tempo doeloe, masyarakat Eropa tingkat atas sering berdansa di lantai pualam, diterangi lampu-lampu kristal gemerlapan sambil minum anggur dan kadang-kadang ada yang ambruk karena teler. Tidak lupa mereka berbicara soal politik di klub ini bagaimana melanggengkan kekuasaan kolonial Belanda sambil menikmati makanan tengah malam di bawah sinar bulan diteras yang ditanami bunga warna-warni.

Gedung yang terletak dipaling sudut Rijswijk (kini Jl Veteran) dan Rijswijkstraat (kini Jl Majapahit), pembangunannya dimulai pada masa Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811), kemudian dilanjutkan penggantinya letnan gubernur Raffles pada masa Inggris (1811-1815). Raffles sendiri yang meresmikan gedung yang diarsiteki seorang putra Melayu pada 18 Januari 1815 untuk menghormati hari kelahiran Ratu Charlotte, istri Raja Inggris George III. Gedung Harmoni yang telah almarhum itu merupakan contoh terbaik bangunan Empire Style di Asia Tenggara.

Diberitakan, pesta peresmian berjalan sangat meriah dengan berbagai atraksi termasuk dansa-dansi yang dimulai pukul 21.00 hingga dini hari diselingi makan larut malam. Pada saat itu hubungan antara pejabat Inggris dan Belanda dikukuhkan dengan toast berulang-ulang dipelopori Raffles sendiri.

Di sini dalam ruang yang memuat 600 orang terutama para pegawai Belanda sering berakhir dengan perkelahian dan baku hantam khas Belanda. Paling sering karena memperebutkan hareem terutama saat dansa dansi akibat banyak meneggak minuman haram. Charles Warter Kinloch warga Inggris yang tamasa ke Batavia (1852) menggambarkan: ”Kehidupan elit Eropa dan Belanda di Batavia penuh glamour. Wanitanya sering gunakan pettycoat yang bagian bawahnya melebar seperti kurungn ayam. Mereka juga mendatangkan pakaian-pakaian mode terbaru dari Paris, London, dan Amsterdam.

Di klub Harmoni masalah gengsi dan status sosial tanpa malu dipertontonkan. Mereka saling menyapa satu sama lain tidak dengan menyebut nama tetapi dengan angka jumlah gaji mereka setahunnya. ”Meener 50 ribu gulden secara merendah mengalah terhadap meener 100 ribu gulden.” Memang masyarakat kolonial Belanda tidak pernah terkenal sebagai orang berperasaan halus atau pandai bersopan santun, tulis Willard A Hanna dalam ‘Hikayat Jakarta’.

Dalam gambar tampak jalan trem listrik yang menggelinding dari Meester Cornelis (Jatinegara), Pasar Ikan lewat Senen, Pasar Baru, Harmoni, Molenvliet (Jl Gajah Mada), Glodok. Di depannya yang diterangi oleh lampu gas terlihat beberapa pelayan berseragam. Demikian juga terdapat sejumlah pelayan klub tengah berada di samping gedung. Dahulu di bagian belakang klub Harmoni di Jl Majapahit terdapat hotel Du Pavilion yang kini juga menjadi bagian gedung Sekneg. Hotel mewah ini milik keturunan Arab kaya raya dari keluarga Sungkar.

REPUBLIKA – Sabtu, 06 Oktober 2007

Posted from WordPress for Android

BATAVIA ” Queen of the East ” – Alwi Shihab

Posted by gunawanekasaputra on February 25, 2012
Posted in: geo wisata. Leave a Comment

Batavia

1867 Terusan suez sudah dibuka, tidak perlu lagi waktu 6bln utk mencapai asia, waktu layar jadi sebulan , tanpa perompakan dan penyakit

Pengerukan Tanjung Priok dimulai 1877 diresmikan 1883, dan semakin berkembang sehingga diperlebar th 1910 – 1911

Bersamaan dgn itu dibangun pula rel kereta dari Batavia ke Buitenzorg[Bogor], dibangun pula jalur kereta Batavia kota ke Tanjung priok, ditambah dengan telegraf dan telepon, lengkap sudah sistem transportasi dan komunikasi zaman pemerintahan Gub Jendral Gustaf Herman Willem Daendels.

Daendels juga membangun suatu area baru yang dinamakan Weltevreden (daerah aman), termasuk sebuah Istana di dalamnya (kini Depkeu), hal ini dilakukan karena daerah kota lama telah menjadi teritori penyebaran penyakit yang menakutkan  bagi warga Belanda, oleh sebab itu pada saat pembangunan daerah weltevreden ini, Daendels menghancurkan semua bangunan di kota lama, dan dipergunakan utk mengeruk rawa, parit sebagai bagian dari weltevreden. Yang menarik adalah sejak masa pemerintahan Raffles di Batavia, meskipun hanya 5thn tapi Raffles sudah memberikan hirarki kepemimpinan dalam tataran masyarakat disebut Wijkmeester (Lurah),

Lurah atau wijk pada perkembangannua diplesetkan menjadi bek pada orang Betawi yang artinya orang yang dihormati dan berkuasa di daerah tsb, setiap sore gadis gadis dan Ibu Ibu menyapu halaman dan menyiram bunga, serta qarga Batavia saat itu tidak membuang dampah di Sungai seperti yang dilakukan warga Jakarta saat ini. Intinya saat itu Batavia benar benar queen of the east, salah satu yang patut disinggahi di daerah Khatulistiwa, bahkan lebih baik dari Singapura.

Di Sekitar Weltevreden muncul.pemukiman pemukiman baru, seperti Tanah Abang, Gondangdia, Meester Cornelia (Jatinegara),

Warga Perancis bermukim dekat Istana , daeah Nordwijk and Rijswijk, warga Inggria didaerah Pegangsaan. Dan tempay hiburan malam juga sudah mulai bermunculan.

Ratu dari timur itu sudah tinggal kenangan, ibarat manusia tanpa ingatan, itulah yang terjadi, th 1993 sudah diputuskan utk melarang merwnovasi dan mengubah apapun pada 224 bangunan di Jakarta yang sudah di jadikan cagar budaya,

Dulu ada pintu gerbang Amsterdam, ada staadhuis, balaikota yang dijadikan tempat berkumpul dan dijadikan tempat pemancungan bagi para penjahat dan termasuk pula para pejuang bangsa ini.

Ada juga gereja yang hancur dan sudah direnovasi akibat serangan dari Sultan Agung dari Mataram, yang pengikutnya banyak menetap di Batavia didaerah yang dijuluki Matraman.

Dimana saat itu hanya beruka belukar dan rawa.

Batavia dibagi menjadi dua wilayah yang dipisahkan sungai ciliwung, bagian timur dihuni oleh kaum Belanda dan Eropa dengan bangunan art deconya, sedangkan bagian barat didiami oleh warga peranakan dengan bangunan khas dari tiongkok.

Kala itu pemukiman Cina di Glodok disebut Zuider Voorstad atau pemukiman luar tembok, sedangkan Belanda juga banyak menbuka lahan untuk perkebunan tebu di luar Weltevreden,

Jika JP Coen dibangkitkan dari Kubur, rasanya akan lupa dan tidak akan mengenali kota yang sudah dibangunnya silam.

Sekarang daerah itu menjadi daerah wisata malam yang sangat ramai, dari karaoke, diskotek panti pijat dll.

Menyusuri Glodok, di Jacatraweg [Jl Pangeran Jayakarta], disitu terdapat sebuah gereja Portugis yang dibangun sejak 1695 dan sekarang menjadi Gedung BDN.

Petinggi kompeni merasa perlu utk membuka daerah batu yang berjarak 4km dari benteng, yang dianggap sudah tidak nyaman utk ditinggali karena pengap dan sudah terjangkiti Malaria.

Mulai dibukalah daerah ke arah Selatan, mungkintepatnya daerah Jl Hauam wuruk dan Jl Gajah Mada.

Berdiri sebuah gedung megah yang dibangun th  1970, merupakan gedung yang terdiri dari banyak kamar yang merupakan tempat peristirahatan kompeni, sekarang menjadi Gedung Arsip Nasional. Di bagian selatannya bersiri Hotel Des Indes yang merupakan hotel paling bergengsi sebelum Hotel Indonesia ada. Terdapat pula gedung De Harmonie, yang merupakan gedung tempat para kompeni berpesta dan bersenang senang, sekarang menjadi gedung Sekretariat Negara.

TANPA BANGUNAN TUA DAN BERSEJARAH, KOTA INI BAGAIKAN MANUSIA TANPA INGATAN .

[disarikan dari buku Batavia " Quen of the East" by Alwi Shihab]

Posted from WordPress for Android

Cantik? What do you think?

Posted by gunawanekasaputra on February 1, 2012
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

Hi  Readers

Tulisan kali ini saya tergerak utk menuliskannya , meskipun sedikit lebih lama postingnya dari kemunculan idenya.

Dalam suatu kesempatan saya berada di dalm lift yang isinya cewek semua, usia 20an , berpakaian rapi, model orang kantoran, berdandan dan wangi. Seketika temen yang bersama saya langsung mencolek pinggang memberikan tanda bahwa beruntung didalam lift dikelilingi wanita wanita yang aduhai,

Dalam satu kesempatan didalam suatu bandara seketika lewat pramugari dari Singapore Airline melintas, sekilas tidak tampak wajah yang menarik ataupun belahan dada yabg terlihat, dan tidak lama muncul pula pramugari dari maskapai domestik dengan pulasan menor dan baju yang ketat memperlihatkan lekuk tubuh mereka,

Lantas ? Setiap manusia punya definisi yang berbeda mengenai kecantikan atau parameter cantik setiap orang berbeda, bahkan dalam ungkapan yang lazim diucapkan adalah cantik itu relatif, ya kata relatif sendiri punya banyak arti, relatif terhadap apa?

Di suatu pemilihan putri kecantikan ditegaskan bahwa parameter pemilihan adalah brain, beauty and behaviour, tak ayal dengan berbagai macam pertanyaan dan demonstrasi jawaban dari peserta diputuskanlah si putri tersebut, hanya dengan waktu singkat dtentukanlah siapa putri tahun ini.

Dari Abi Hurairah RA, dari Nabi Saw beliau bersabda: “Perempuan itu dinikahi atas dasar empat kriteria: Karena hartanya, dan karena nasabnya, dan kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah perempuan karena agamanya supaya beruntung hidupmu.”

Parameter agamalah yang menjadi top priority untuk dievaluasi, namun sekali lagi ulasan kali ini mengenai kecantikan, sudah jelas kecantikan yang banyak dimaksud oleh laku laki adalah penampakan secara fisik, hidung mancung, mata bagus, tinggi, langsing berisi , suara merdu dan bahkan kulit kuning, bagi sebagian orang, fisik tidak penting yang penting adalah akhlak, apa benar? Di setiap pilihan parameter fisik selalu terlibat, tidak ada laki laki yang mengacuhkan urusan fisik ini, bahkan seorang teman yang sudah terlanjur berkata bahwa fisik tidak penting, pada akhirnya tetap mengatakan bahwa yang penting secara fisik tidak malu maluin kalau dibawa ke kondangan.

Wanita yang punya banyak harta juga penting, diharapkan dengan banyak harta si wanita ini mampu menafkahkan hartanua di jalan Allah SWT, meskipun sholatnya rajin, mengaji tiap malam tapi kalau di luar masih menggunjing? Apa pantas itu disebut cantik?

Ataupun kalau si wanita tidak sholat, tidak mengaji, tetapi setiap hari ia memberi makan anak yatim, memberi sodaqoh kepada fakir miskin, tidak menggunjing, tidak iri hati ataupun tidak melakukan hal yang bisa merusak hati, apakah hal tersebut tidak bisa dikatakan cantik?

Definisi saya, cantik adalah perpaduan antara ibadah kepada Allah SWT dan keteladanan dalam melakukan ibadah sosial di masyarakat, jadi cantik itu adalah dalam kesehariannya bersikap dengan karena Allah SWT, setiap orang punya kriteria arti cantik, silahkan ditafsir sendiri apa makna cantik menurut anda?

Regards

Pacific place 1Feb 2012

Posted from WordPress for Android

Indonesia Geothermal resources

Posted by gunawanekasaputra on January 8, 2012
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

Dear panas bumi lovers

image

Kali ini saya mendapat undangan istimewa untuk menghadiri pertemuan ilmiah panas bumi yang ke XI di Bandar lampung provinsi lampung, acara diselenggarakan pada 11Des 2011 sampai dengan 14 Des 2011, dengan susunan dan program acara sebagai berikut

11 Des diawali dengan acara turnamen golf lokal dari para praktisi geothermal dan juga akademisi serta pemerintah daerah lampung yang meliputi PEMDA dan Dep Kehutanan serta para stake holder geothermal di Indonesia.

12 Des 2011 diisi dengan opening oleh wakil mentri ESDM dan juga ketua Asosiasi panas bumi Indonesia, wakil Gubernur Lampung dan juga wakil dari Ditjen Kehutanan dan wakil dari akademisi.

13 Des 2011 diisi dengan acara presentasi ilmiah dari para praktisi dan akademisi dengan membagi topik pembahasan menjadi 4 :

* Drilling and Production

* Geologi dan geofisika

* Geofisika

* Reservoir dan manajemen

* Produksi dan pengembangan (PLTP)

14 Des 2011 Merupakan penutup acara dengan melakukan perjalanan fieldtrip ke lokasi pemboran dan lokasi pembangkit tenaga panas bumi di Ulubelu, Kec Tanggamus Lampung.

image

Dari hasil workshop yang berupa presentasi ilmiah dari rekan2

mahasiswa, UGM, ITB, UPN YOGYA, UNILA, dan jg UNPAD dan UI, banyak sekali pandangan pandangan baru mengenai dunia panas bumi Indonesia,

Sekilas jika kita melihat potensi panas bumi Indonesia , maka potensi panas bumi Indonesia kurang lebih 28GW atau diperkirakan 40% potensi panas bumi dunia.

Terdapat 68 lokasi WKP pemboran panas bumi di Indonesia, 21 lokasi berada di Pulau Sumatera, 28 lokasi berada di Pulau Jawa, 1 lokasi berada di Pulau Dewata, 7 lokasi berada di nusa tenggara, 7  lokasi berada di Sulawesi dan sisanya berada di kepulauan Maluku.

Namun untuk tahun 2012 s/d 2014 , rencana survey utk pembukaan lokasi pemboran panas bumi sudah direncanakan, sebanyak 73 lokasi sudah masuk dalan rencana tersebut, bahkan beberapa diantaranya sudah mengajukan proposal utk wkp dan beberapa juga sudah siap utk melakukan pemboran eksplorasi.

Diharapkan kedepannya proyek geothermal ini mampu menyokong kebutuhan energi listrik kita yang semKin hari semKin bertambah, untuk daerah lampung sendiri, proses peresmian PLTP 1 dan 2 akan dilakukan pada 2012 bulan Juni, sehingga ini akan menjadi pembangkit listrikbtenaga panas bumi pertama di propinsi Lampung,

Project Sorulla 1 dan 2 masih dalam proses awal, sehingga masih belum baisa kita lihat hasilnya dalam waktu dekat,

Dan lokasi lokasi pemboran panas bumi di daerah Jawa terutama untukbdaerah daerah baru sepertu gunubg iyang argopuro dan ijen, serta beberapa daerah di Jawa tengah diusahakan akan dipercepat untuk membantu kesiapan sumberdaya energi listrik kita untuk kehidupan yang lebih baik,

Mengingat sumberdaya panas bumi yang begitu hebat, bersyukurlah kita dianugerahi daerah yang masuk dalam lingkar cincin api atau lazim disebut ring of fire, sehingga semakin mendidih, semakin panas juga uap yang dihasilkan, dan makin banyak potensi panas bumi kita. Dan kita semakin terhindar dari BYAR PET!!!!!

Regards

Ulubelu Lampung 15 Des 2011

Posted from WordPress for Android

Surga di telapak kakinya

Posted by gunawanekasaputra on December 22, 2011
Posted in: humanized. Leave a Comment

Hi women

Hari ini di setiap tweet di setiap facebook status di setiap bbm status semua orang selalu mengekapresikan cinta dan sayang terhadap ibu mereka.

Bunda, emak, ibu , mama, mami, atau apapun sebutannya perempuan yang melahirkan kita itu disanjung setinggi langit hari ini, dalam fb status saya sempat menulis, mudah mudahan status utk ibu dari setiap orang tidak hanya hari ini dan tidak hanya lewat twitter dan facebok. Bahkan sebuah partaipun dalam iklan propagandanya juga menghadirkan peran ibu sebagai model pesannya.

Ibu adalah bahasa agung yang menggambarkan kekuatan, keindahan dan ketulusan bagi kehidupan, bahkan bangsa kita menjuluki tanah air ini dengan ibu pertiwi, atau motherland bagi bangsa barat.

Seorang wanita juga masih berikan banyak waktu membacakan cerita, memandikan anak, membasuh kotoran anak dan masih melakukan kewajiban utk suaminya meski tidak banyak waktu tersisa diantara jam kerjanya (thanks my wife)

Seorang teman yang berprofesi sebagai karyawan bank di Surabaya selalu menulis dalam bbm statusnya dengan hasil kerja sampingannya sebagai perias jilbab, namun akan tetapi dia juga selalu mengganti statusnya dengan hasil memasak bento dengan segala bentuk yang berubah ubah setiap harinya untuk bekal putrinya sekolah.

Seorang teman juga masih sempat menyiapkan makan pagi dan malam serta berusaha tetap membagi waktu dengan putra putrinya dan juga masih sempat mencuci baju, dan menyetrika baju keluarganya diantara sibuknya waktu bekerja di ibu kota,

Tapi tahukah anda sejarah hari ibu di Indonesia ?

Hari Ibu di Indonesia

Sejarah Hari Ibu diawali dari bertemunya para pejuang wanita dengan mengadakan Kongres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, di gedung Dalem Jayadipuran[6] yang sekarang berfungsi sebagai kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional dan beralamatkan di Jl. Brigjen Katamso. Kongres dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Hasil dari kongres tersebut salah satunya adalah membentuk Kongres Perempuan yang kini dikenal sebagai Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Organisasi perempuan sendiri sudah ada sejak 1912, diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 seperti Martha Christina Tiahahu, Cut Nyak Dhien, Tjoet Nyak Meutia, R.A. Kartini, Maria Walanda Maramis, Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, dan lain-lain.

Peristiwa itu dianggap sebagai salah satu tonggak penting sejarah perjuangan kaum perempuan Indonesia. Pemimpin organisasi perempuan dari berbagai wilayah se-Nusantara berkumpul menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang menuju kemerdekaan dan perbaikan nasib kaum perempuan. Berbagai isu yang saat itu dipikirkan untuk digarap adalah persatuan perempuan Nusantara, pelibatan perempuan dalam perjuangan melawan kemerdekaan, pelibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, perdagangan anak-anak dan kaum perempuan, perbaikan gizi dan kesehatan bagi ibu dan balita, pernikahan usia dini bagi perempuan, dan sebagainya. Tanpa diwarnai gembar-gembor kesetaraan gender, para pejuang perempuan itu melakukan pemikiran kritis dan aneka upaya yang amat penting bagi kemajuan bangsa.

Penetapan tanggal 22 Desember sebagai perayaan Hari Ibu diputuskan dalam Kongres Perempuan Indonesia III pada tahun 1938.[7] Peringatan 25 tahun Hari Ibu pada tahun 1953 dirayakan meriah di tak kurang dari 85 kota Indonesia, mulai dari Meulaboh sampai Ternate.

Presiden Soekarno menetapkan melalui Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 bahwa tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu dan dirayakan secara nasional hingga kini (source wikipedia)

Berbeda dengaan mothers day di dunia barat yang diperingati setiap minggu kedua bulan mei.

Peringatan Mother’s Day di sebagian negara Eropa dan Timur Tengah, yang mendapat pengaruh dari kebiasaan memuja Dewi Rhea, istri Dewa Kronos, dan ibu para dewa dalam sejarah Yunani kuno. Maka, di negara-negara tersebut, peringatan Mother’s Day jatuh pada bulan Maret.

Di Amerika Serikat dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hongkong, peringatan Mother’s Day jatuh pada hari Minggu kedua bulan Mei karena pada tanggal itu pada tahun 1870 aktivis sosial Julia Ward Howe mencanangkan pentingnya perempuan bersatu melawan perang saudara.

Namun semua sudah digeneralisir menjadi sesuatu yang lebih universal, hari ibu sudah menjadi trademark bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada seorang ibu,

Setiap bayi wanita yang dilahirkan dari rahim wanita kelak akan menjadi ibu, tanpa bisa memilih, mereka harus rela mengandung selama 9 bulan utk calon anaknya, bahkan mereka harus berjuang hingga bertaruh nyawa demi melahirkan anaknya. Oleh karenanya jaminan surga bagi manusia yang tunduk dan patuh di telapak kakinya.

Namun, di setiap detik juga ratusan ibu yang masih tega menjual anaknya ke dunia pelacuran, ke dunia hitam demi hal hal yang seharusnya tidak terjadi, atau bahkan masih banyak ibu ibu yang meninggalkan anaknya di tong sampah, diujung gang, ataupun diberikan ke panti asuhan untuk hal hal yang kurang dan patut disayangkan.

Masih ingat dibenak saya , saat tangan kiri saya cedera dan patah, ibulah orang yang menunggu dan menangis di setiap detiknya demi saya, ibulah orang pertama yang mengajarkan saya mengenal dunia, ibu saya adalah orang yang mengajarkan saya mengenal agama. Dan ibu saya adalah orang yang sampai saat ini dalam setiap hembusan nafasnya masih nerdoa dan bertasbih untuk kami anak anaknya.

Gak jarang ibu marah, ibu kesal, dan bahkan ibu tidak setuju dengan apa yang kita lakukan, semuanya beliau lakukan hanya untuk kebaikan putra putrinya kalau saat ini kita belum menyadarinya, nanti pasti anda juga akan merasakannya.

Robbighfirly waliwalidayya warhamhuma kama robbayani soghiro

Ya Allah berikan Ibu kekuatan dan kesabaran serta sayangilah ia sebagaimana ia menyayangi kami sewaktu kami masih kecil sampai dengan detik ini.

Ya Allah curahkan rahmatmu dan berikan ketabahan kepada istri istri kami, adik perempuan kami dan saudara perempuan  kami seperti Siti Hajar merawat Ismail di padang tandus tak berair . . . . . . . . .

untuk anakku Moza , tumbuh sehat ya nak, jadi anak yang berbakti buat ibumu, buat ibumu, buat ibumu dan pada waktunya nanti jadilah ibu yang mampu dan kuat seperti matahari yang tidak permah mengharapkan balasan atas sinar yang telah dipancarkan setiap harinya.

@GunawanESaputra

Balikpapan 22 Des 2011

Posted from WordPress for Android

Posted from WordPress for Android

Posted from WordPress for Android

Posted from WordPress for Android

Colombus yang tersesat!!!

Posted by gunawanekasaputra on December 21, 2011
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

Hi Readers

image

Daerah dataran luas antara Persia dan Tiongkok adalah Hindia, Hindia Muka dan Hindia Belakang itulah sepenggal kalimat dari guru sejarah waktu saya sma, dalam upaya menjawab pertanyaan cerdas dari rekan sekelas saya mengenai mengapa pada zaman dulu nusantara juga disebut hindia, posting kali ini sekedar mencoba membuka mata seberapa cerdas bangsa eropa dan bangsa kita saat itu dalam upaya mencoba menguasai dunia lewat lautan dan samudera.

Kristoforus Kolumbus (Nama Genoa asli: Christoffa Corombo,[rujukan?] lahir 30 Oktober 1451 – meninggal 20 Mei 1506 pada umur 54 tahun) adalah seorang penjelajah dan pedagang asal Genoa, Italia, yang menyeberangi Samudera Atlantik dan sampai ke benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492. Perjalanan tersebut didanai oleh Ratu Isabella dari Kastilia Spanyol setelah ratu tersebut berhasil menaklukkan Andalusia. Ia percaya bahwa Bumi berbentuk bola kecil, dan beranggap sebuah kapal dapat sampai ke Timur Jauh melalui jalur barat.(wikipedia)

Dalam cerita dikisahkan bahwa banhsa eropa saat itu berlomba lomba mencari daratan penghasil rempah atau mencari bagian dunia yang disebut sebut sebagai surganya rempah.

Tercetuslah daratan yang bernama hindia yang tidak jelas juga dari mana asalnya. Saat kolombus lahir nusantara masih dalam kedigdayaan Majapahit dibawah Gajah Mada sebagai Panglimanya yang konon mampu menaklukkan nusantara sampai dengan Madagascar, namun pada abad itu kuga Majapahit mulai mengalami kemunduran sampai akhirnya pecah perang saudara, pemberontakan dan dimulainyalah era kerajaan islam di Demak.

Perjalanan kolombus mencari dataran hindia dimulai dengan berlayar ke barat yang kita tahu bahwa bagian barat dari eropa adalah benua amerika, nah logikanya , dengan kekuatan samudwra dan tehnologi perkapalan saat itu, kira kira butuh berapa tahun mereka akan melewati nenua amerika dan melewati pasifik sebelum sampai di Nusantara, lain halnya jika kolombus berlayar ke selatan menembus afrika melewati afrika bagian selatan dan berlayar ke timur menembus samudera hindia sebelum bertemu dengan pulau sumatera, dan daratan melayu. Justru Portugia yang berlayar ke arah asia sehingga mampu menduduki Nusantara dengan tipu muslihat dan akal liciknya.

Jadi ketika kolombus berlayar dan Portugis belum sampai berpikir utk mencari daratan Hindia, nusantara sudah sikuasai oleh kerajaan islam seperti Melayuntara, Demak, Ternate dll, dan pasukan dari China dibawah Cheng ho yang bisa berlauar ke Timur. Gajah mada mungkin waktu itu sudah berpikir bahwa perlu melakukan ekspansi ke negara luar sampai ke China sebelum orang orang China berlayar ke Nusantara , mengapa?hanya Gajah mada dan Hayam wuruk yang tahu.

Bagaimanakah kolombus menurut anda?orang yang baik kah?tidak bagi orang indian, begitu mendarat di benua amerika, kolombus sudah bangga bahwa inilah Hindia sampai sampai kolombus menamakan bangsa asli amerika dengan sebutan indian, konyol!!!!!!

Bahkan dia belum merasakan pahitnya samudera hindia, sebelum mendarat di amerika sebenarnya kolombus mendarat di afrika, namun sayang kolombus belum tahu bahwa amerika bukanlah himdia dan kolombus bukan orang pertama yang mendarat ke amerika, jauh sebelum itu para penguasa laut utara sebut saja bangsa Viking sudah pernah menghirup udara di benua amerika tersebut.

Gajah mada punya ambisi untuk mempersatukan Nusantara uang neliau sendiri juga tidak tahu batasan Nusantara itu sampai mana? Dan bangsa vikingpun juga tidak mengerti mengenai geosains, bahkan kolombus dari eropa dimana pengetahuan dan lofika adalah Tuhan kedua mereka saat itu juga belum bisa menemukan Hindia .

SO, kesimpulannya adalah Raja raja kita dahulu raja demak, raja melayu dan bahkan penguasa musantara sudah menunggu kedatangan kolombus sejak lama, tapi si kolombus enggak pernah mendarat  ke musantara bahkan sudah dipersiapkan penyambutan besar di setiap dermaga dan pelabuhan Nusantara.
Atau orang orang eropa dan China juga sudah menunggu rombongan pelaut dari Jawadwipa tiba di nehara mereka namun juga tidak tiba kesana, intinya mingkin saat itu mereka saling mencari di lautan luas dan sama sama tersesat. Akhirnya kita ucapkan sugeng rawuh pak Portugis. Selamat menjajah bangsa saya!
:) :-)

@GunawanESaputra
Balikpapan 21 Des 2011

image

image

Posted from WordPress for Android

Gerbang Swarnadwipa

Posted by gunawanekasaputra on December 18, 2011
Posted in: geo wisata. Leave a Comment

image

image

image

HI Travellers,

Blog kali ini saya coba share pengalaman kedua saya jalan dan kerja ke Lampung,

Berangkat untuk memenuhi undangan dari Asosiasi Panas Bumi Indonesia, kami ber empat , saya , Andy Adji, Handoko dan Gamal Karim terbang ke Lampung untuk sebuah tujuan mulia, yaitu Pertemuan Ilmiah Tahunan ke XI Panas Bumi Indonesia. Catet ya Pertemuan Ilmiah.!.

Sebenarnya ini perjalanan saya yang kedua ke propinsi yang dijuluki gerbang Sumatera ini, yang pertama saya lakukan pada bulan Feb 2011, saat itu saya harus melakukan Rig Survey utk job Block Control System, namun perjalanan kali ini lebih berbobot dengan embel embel pertemuan ilmiah.

Tgl 12 Des 2011 perjalanan kami dimulai, seperti biasa kita ketemuan di bandara Sukarno Hatta, dengan sedikit kopi dari kafe bandara kami boarding ke pesawat, perjalanan yang hanua sekitar 25 menit dan landing yang kurang mulus dari si sopir pesawat(red : pilot) membuat perut sedikit kurang enak.

Begitu menghirup udara Lampung langsung badan pengen rebahan sebelum menjelajah kotanya. Bandara di bandar lampung berada di Tanjung karang atau sekitar 20km dari pusat kota, Bandaranya kecil namun penuh sesak di bagian kedatangan karena ukuran terminal kedatangan yang sempit.

Kota ini dijuluki gerbang Swarnadwipa atau gerbang Sumatera karena secara geografis memang terletak di ujung selatan pulau Sumatera dan menjadi penghubung jalan darat dari Jawa.

SEJARAH LAMPUNG :

Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan Karesidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Kendatipun Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 maret 1964 tersebut secara administratif masih merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun daerah ini jauh sebelum Indonesia merdeka memang telah menunjukkan potensi yang sangat besar serta corak warna kebudayaan tersendiri yang dapat menambah khasanah adat budaya di Nusantara yang tercinta ini. Oleh karena itu pada zaman VOC daerah Lampung tidak terlepas dari incaran penjajahan Belanda.

Tatkala Banten dibawah pimpinan Sultan Agung Tirtayasa (1651-1683) Banten berhasil menjadi pusat perdagangan yang dapat menyaingi VOC di perairan Jawa, Sumatra dan Maluku. Sultan Agung ini dalam upaya meluaskan wilayah kekuasaan Banten mendapat hambatan karena dihalang-halangi VOC yang bercokol di Batavia. Putra Sultan Agung Tirtayasa yang bernama Sultan Haji diserahi tugas untuk menggantikan kedudukan mahkota kesultanan Banten.

Dengan kejayaan Sultan Banten pada saat itu tentu saja tidak menyenangkan VOC, oleh karenanya VOC selalu berusaha untuk menguasai kesultanan Banten. Usaha VOC ini berhasil dengan jalan membujuk Sultan Haji sehingga berselisih paham dengan ayahnya Sultan Agung Tirtayasa. Dalam perlawanan menghadapi ayahnya sendiri, Sultan Haji meminta bantuan VOC dan sebagai imbalannya Sultan Haji akan menyerahkan penguasaan atas daerah Lampung kepada VOC. Akhirnya pada tanggal 7 April 1682 Sultan Agung Tirtayasa disingkirkan dan Sultan Haji dinobatkan menjadi Sultan Banten.

Dari perundingan-perundingan antara VOC dengan Sultan Haji menghasilkan sebuah piagam dari Sultan Haji tertanggal 27 Agustus 1682 yang isinya antara lain menyebutkan bahwa sejak saat itu pengawasan perdagangan rempah-rempah atas daerah Lampung diserahkan oleh Sultan Banten kepada VOC yang sekaligus memperoleh monopoli perdagangan di daerah Lampung.

Pada tanggal 29 Agustus 1682 iring-iringan armada VOC dan Banten membuang sauh di Tanjung Tiram. Armada ini dipimpin oleh Vander Schuur dengan membawa surat mandat dari Sultan Haji dan ia mewakili Sultan Banten. Ekspedisi Vander Schuur yang pertama ini ternyata tidak berhasil dan ia tidak mendapatkan lada yag dicari-carinya. Agaknya perdagangan langsung antara VOC dengan Lampung yang dirintisnya mengalami kegagalan, karena ternyata tidak semua penguasa di Lampung langsung tunduk begitu saja kepada kekuasaan Sultan Haji yang bersekutu dengan kompeni, tetapi banyak yang masih mengakui Sultan Agung Tirtayasa sebagai Sultan Banten dan menganggap kompeni tetap sebagai musuh.

Sementara itu timbul keragu-raguan dari VOC apakah benar Lampung berada dibawah Kekuasaan Sultan Banten, kemudian baru diketahui bahwa penguasaan Banten atas Lampung tidak mutlak.

Penempatan wakil-wakil Sultan Banten di Lampung yang disebut “Jenang” atau kadangkadang disebut Gubernur hanyalah dalam mengurus kepentingan perdagangan hasil bumi (lada).

Sedangkan penguasa-penguasa Lampung asli yang terpencar-pencar pada tiap-tiap desa atau kota yang disebut “Adipati” secara hirarkis tidak berada dibawah koordinasi penguasaan Jenang/ Gubernur. Jadi penguasaan Sultan Banten atas Lampung adalah dalam hal garis pantai saja dalam rangka menguasai monopoli arus keluarnya hasil-hasil bumi terutama lada, dengan demikian jelas hubungan Banten-Lampung adalah dalam hubungan saling membutuhkan satu dengan lainnya.

Selanjutnya pada masa Raffles berkuasa pada tahun 1811 ia menduduki daerah Semangka dan tidak mau melepaskan daerah Lampung kepada Belanda karena Raffles beranggapan bahwa Lampung bukanlah jajahan Belanda. Namun setelah Raffles meninggalkan Lampung baru kemudian tahun 1829 ditunjuk Residen Belanda untuk Lampung.

Dalam pada itu sejak tahun 1817 posisi Radin Inten semakin kuat, dan oleh karena itu Belanda merasa khawatir dan mengirimkan ekspedisi kecil di pimpin oleh Assisten Residen Krusemen yang menghasilkan persetujuan bahwa :
Radin Inten memperoleh bantuan keuangan dari Belanda sebesar f. 1.200 setahun.
Kedua saudara Radin Inten masing-masing akan memperoleh bantuan pula sebesar f. 600 tiap tahun.
Radin Inten tidak diperkenankan meluaskan lagi wilayah selain dari desa-desa yang sampai saat itu berada dibawah pengaruhnya.

Tetapi persetujuan itu tidak pernah dipatuhi oleh Radin Inten dan ia tetap melakukan perlawanan-perlawanan terhadap Belanda.

Oleh karena itu pada tahun 1825 Belanda memerintahkan Leliever untuk menangkap Radin Inten, namun dengan cerdik Radin Inten dapat menyerbu benteng Belanda dan membunuh Liliever dan anak buahnya. Akan tetapi karena pada saat itu Belanda sedang menghadapi perang Diponegoro (1825 – 1830), maka Belanda tidak dapat berbuat apa-apa terhadap peristiwa itu. Tahun 1825 Radin Inten meninggal dunia dan digantikan oleh Putranya Radin Imba Kusuma.

Setelah Perang Diponegoro selesai pada tahun 1830 Belanda menyerbu Radin Imba Kusuma di daerah Semangka, kemudian pada tahun 1833 Belanda menyerbu benteng Radin Imba Kusuma, tetapi tidak berhasil mendudukinya. Baru pada tahun 1834 setelah Asisten Residen diganti oleh perwira militer Belanda dan dengan kekuasaan penuh, maka Benteng Radin Imba Kusuma berhasil dikuasai.

Radin Imba Kusuma menyingkir ke daerah Lingga, namun penduduk daerah Lingga ini menangkapnya dan menyerahkan kepada Belanda. Radin Imba Kusuma kemudian di buang ke Pulau Timor.

Dalam pada itu rakyat dipedalaman tetap melakukan perlawanan, “Jalan Halus” dari Belanda dengan memberikan hadiah-hadiah kepada pemimpin-pemimpin perlawanan rakyat Lampung ternyata tidak membawa hasil. Belanda tetap merasa tidak aman, sehingga Belanda membentuk tentara sewaan yang terdiri dari orang-orang Lampung sendiri untuk melindungi kepentingan-kepentingan Belanda di daerah Telukbetung dan sekitarnya. Perlawanan rakyat yang digerakkan oleh putra Radin Imba Kusuma sendiri yang bernama Radin Inten II tetap berlangsung terus, sampai akhirnya Radin Inten II ini ditangkap dan dibunuh oleh tentara-tentara Belanda yang khusus didatangkan dari Batavia.

Sejak itu Belanda mulai leluasa menancapkan kakinya di daerah Lampung. Perkebunan mulai dikembangkan yaitu penanaman kaitsyuk, tembakau, kopi, karet dan kelapa sawit. Untuk kepentingan-kepentingan pengangkutan hasil-hasil perkebunan itu maka tahun 1913 dibangun jalan kereta api dari Telukbetung menuju Palembang.

Hingga menjelang Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan periode perjuangan fisik setelah itu, putra Lampung tidak ketinggalan ikut terlibat dan merasakan betapa pahitnya perjuangan melawan penindasan penjajah yang silih berganti. Sehingga pada akhirnya sebagai mana dikemukakan pada awal uraian ini pada tahun 1964 Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi Daerah Tingkat I Provinsi Lampung.

Kejayaan Lampung sebagai sumber lada hitam pun mengilhami para senimannya sehingga tercipta lagu Tanoh Lada. Bahkan, ketika Lampung diresmikan menjadi provinsi pada 18 Maret 1964, lada hitam menjadi salah satu bagian lambang daerah itu. Namun, sayang saat ini kejayaan tersebut telah pudar.

Taken from
(id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Lampung)

Ada beberapa catatan saya mengenai tempat dan lokasi tujuan

Tempat menginap :

Yang paling recommended dan letaknya ditengah kota adalah

1. Hotel Amalia
2. Hotel Grand Anugerah
3. Bukit Randu
4. Sheraton

Sedangkan hotel berbintang yang lain yang berlokasi sedikit jauh dari pusat kota adalah :

1. Novotel
2. Sahid

Untuk tempat bersantap yang boleh dicoba

1. 7 Steak
2. Bakso Son Haji
3. Resto Jumbo
4. Rumah makan Garuda
5. Rumah makan Kapal laut

Dan yang tidak boleh lupa adalah oleh oleh khas lampung.

1. Keripik pisang beraneka rasa
2. Berbagai macam sambal

Kota Bandarlampung sendiri terkesan rapi, jalanannya besar dan tentu saja tidak macet! Sewa mobil harian kebih murah daripada sewa jam2an, usahakan kalau jalan lebih baik ambil sewa sehari penuh, total harganya lebih murah tarif sewa sekitar 350 dlm kota dan 500rb luar kota.

Taksi juga ada , tapi sekali antar 50rb, tidak ada meter sepertinya.

Wisata alam cukup banyak meliputi pantai dam pegunungan atau wisata suaka alam. Way Kambas sendiri hanya sekitar 3 jam dari Bandarlampung dan yang terdekat adalah wisata Pantai Putih dan Resort Bumi Kedhaton .

Waktu terbaik untuk mengunjungi Lampung adalah saat festival Krakatau berlangsung sekitar bulan Oktober tiap tahunnya.

Selamat berwisata dan bekerja

Gunawan E.S

Posted from WordPress for Android

Dimanakah Calon Pahlawan tanpa tanda jasa itu?

Posted by gunawanekasaputra on December 11, 2011
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

image

Hi Readers

Masih ingat tayangan kick andy tgl 2 Des 2011?
Bang Andy F Noya mewawancara beberapa pengajar dari Indonesia Mengajar , suatu program yang digagas oleh Pak Anies Baswedan, mungkin sekarang hampir semua orang yang mendengar kabarnya pasti berdecak kagum dan haru,

Kalau boleh kita kilas balik ke 20 thn yg lampau, di suatu ujung jalan sebuah kecamatan kecil di pinggiran kota Malang, seorang kakek dengan sepeda onthel tuanya berdiri di depan sebuah pasar sambil sesekali menghisap dalam dalam rokoknya, saya kurang tahu berapa lama beliau menunggu, tapi kamilah yg ditunggu. Saat itu saya , Papa, Ibu dan adek2 saya datang berkunjung ke rumah Kakek di Malang, ketika kami tiba dan turun dari bus, kakek tertawa dengan senyumnya yg rendah dan bahagia, bersama sama setelah itu Papa membawa tas koper kami serta tas yang lain kami semua berjalan menyusuri jalanan kecamatan, melintas di depan kantor PLN dan kantor Pos Indonesia, serta riuhnya obrolan dan pembicaraan para pedagang di pasar tersebut.

Di setiap lapak yang kami lewati. Saya selalu mendengar bagaimana orang orang menyapa kakek dengan penuh hormat, Sugeng Enjang Pak Padi, begitu sapa mereka, disertai anggukan kepala dan sedikit merendahkan badan , saya masih belum mengerti apa itu maksudnya. Pada akhirnya sekarang saya mengerti bahwa apa yg mereka lakukan adalah bentuk penghormatan kepada setiap tenaga pengajar di desa itu, tua ataupun muda selalu mendapatkan penghormatan yg sama, karena mereka menganggap bahwa menjadi guru atau pengajar adalah pekerjaan yg mulia dan penuh dengan makna, Guru yg kalau dipanjangkan dari bahasa jawa bisa diartikan Digugu lan ditiru yang maksudnya adalah di dengarkan, diajeni dan dicontoh.

Bagi warga di sekitar sana, Dan bagi orang orang yg hidup dan dewasa pada zaman sebelum kita, menjadi Guru adalah suatu pilihan hidup, menjadi salah satu profesi yang begitu diinginkan oleh kaum muda pada masa itu. Yah Bersyukurlah kami adalah keluarga guru dari trah Papa, walaupun pada akhirnya generasi guru tersebut berhenti pada generasi Papa, namun sebagai generasi yang ke sekian kalinya, saya patut berbangga bahwa pilar pendidikan di kecamatan dan desa itu dirintis oleh Kakekku yg bernama Supadi Joko Lelono.

Kembali lagi ke tayangan Indonesia Mengajar dari Kick Andy, sudah 3 batch program ini berjalan, namun yang menggelitik saya sekarang adalah, susahkah mencari calon guru untuk mengajar sekolah dasar saat ini?

Masih ingatkah anda dengan SPG atau sekolah pendidikan guru? masih ingatkah anda dengan SGA ata sekolah guru agama? sekarang masih adakah? Setahu saya sudah tidak ada

Masih ingatkah anda dengan IKIP(institut keguruan dan ilmu pendidikan)?

Yang ada sekarang institut tersebut sudah dirubah menjadi universitas , sebut saja Unesa Surabaya, UNJ Universitas negeri Jakarta ataupun universitas universitas baru bentukan atau transformasi dari IKIP tersebut.

Namun miris sekali sampai sampai seorang Anies Baswedan menggagas program tersebut, yang dapat saya baca disini adalah

1. Jumlah SD kita ribuan dan terpencil letaknya
2. Tenaga pengajar yang kurang
3. Kurangnya minat kaum muda itk menjadi pendidik
4. Tidak menjanjikannya profesi guru dari segi materi

Sebelum kita hitung jumlah sekolah dasar di negri ini, mari kita intip dahulu jumlah penduduk Indonesia, dari sensus thn 2010 saja jimlah penduduk kita sudah lebih dari 230 jt penduduk. berapa jumlah anak anak usia sekolah dasar? Berapa persen? Yg jelas tidak kurang dari 40 %, yang artinya adalah jumlah sd di negri ini sudah tak terhitung, belum.lagi ditambah dengan sd swasta semacam Muhammadiyah, SDK atau SD yang berlabel global dan internasional, banyak kan?

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah dikatakan bahwa tenaga pengajar kita yang kurang, padahal yang sebenarnya terjadi adalah jumlah tenaga pengajar yang tidak merata, dan banyaknya guru yang belum diangkat menjadi pns secara permanen, meskipun Pemerintah meninformasikan bahwa jumlah honorer tidak banyak,
Hal inilah yang kemudian menjadikan generasi masa kini yang kenyang dengan informasi merasa tidak terpanggil utk menjadi seorang pendidik, mengingat kembali bahwa masih banyak guru yg mendapat gaji kurang dari seratus ribu perbulan, meskipun puluhan universitas yang menpunyai jurusan dan bidang studi pendidikan, namun tidak ada jaminan setelah mereka diwisuda mereka akan menghibahkan usia mereka utk menjadi pendidik, yang ada mereka rame rame berebut mencari pengumuman lowongan pekerjaan seperti halnya wisudawan yang lain, tidak usah jauh jauh, coba kita tanyakan pada diri kita sendiri maukah kita menjadi guru? Oh no, gaji kecil, tunjangan tidak ada, kerja di pedalaman, itulah yang ada di benak kita masing masing, menunjukkan bahwa guru adalah pilihan profesi nomor kesekian bagi kita. Semakin susah negri ini mencari pahlawan tanpa tanda jasa tersebut, siapa sih yg mau dikirim ke pedalaman, tidak ada lampu, internet dan gadget canggih. Namun bukan tidak ada solusi kan?

Pak Anies baswedan menggagas program ini pasti punya objektif yang kuat bahwa dalam sistem pendidikan dan kepegawaian kita terdapat ribuan permasalahan, kurang meratanya tingkat pendidikan, tidak meratanya jumlah guru dan sedikitnya minat menjadi guru telah menggugah mata hati bapak yang sering saya lihat sholat Jumat di Masjid At Taqwa jl Sriwijaya tsb utk ambil bagian dan proaktif tanpa banyak bicara utk membantu negeri ini.

Kenapa negara kita tidak mempunyai program national services seperti Singapura? Jika kita ada program serupa, mungkin selain wajib militer, separoh dari warga usia melakukan national services dikirimkan ke bebrapa daerah uang dirasa membutuhkan tenaga pengajar, dan saya yakin karena masih didalam koridor national services, tidak ada org uang akan menolak, dan bahkan menjadi tanggung jawab bersama bagi kita utk ikut membantu negara dalam hal memberikan pendidikan bago adik adik kita dimanapun berada. Atau bagi siapapun yang merasakan jenjang kuliah, wajib baginya utk ikut bergabung dlm prphram national services tersebut, dengan begitu kita tidak akan pernah merasa kekurangan tenaga pengajar, sebelum pemuda bangsa ini benar benar enggan utk membantu dunia pendidikan. Dan sebelum para pendidik itu tidak dimuliakan sama sekali.

Sekali lagi saya salut dengan apa yang telah dilakukan oleh teman teman dalam program Indonesia Mengajar, mereka memilih bertindak tanpa banyak cakap dan memilih bergerak daripada melipat tangan. Saya kira kunci pendidikan kita adalah bagaimana menciptakan sistem pendidikan sejak pendidikan dasar dengan memberikan ruang berkarya pada mereka mereka yang bercita cita mulia menjadi pendidik di negri ini. Saya , anda mungkin sama sudah melupakan mimpi memberikan waktu utk menjadi pendidik, namun masih ada cara yg lain bukan dengam berperan aktif secara terbuka dengan mendukung dari bawah melalui hal yang positif dan membangun. Kuncinya adalah keikhlasan untuk turut berperan serta.

Sementara program program pemberdayaan dan program membantu sekolah yang selama ini ada hanyalah program program yang pada awalnya bertujuan mulia namun doakhirnya adalah upaua untuk mendapatkan return secara finansial dan yang paling menyedihkan adalah program tersebut sebagai media pencitraan diri dari sekelompok elit politik dan penguasa negeri ini, mudah mudahan Anies Baswedan dan program Indonesia mengajar yang sekarang sudah megeluarkan buku tersebut tidak pernah berfikir utk melakukan hal yang sama.

Membantu mereka tidak harus terjun langsung sebagai pengajar ataupun berbondong bondong mendaftarlan diri secara sukarela menjadi bagiannya, yang lebih penting adalah membantu kelangsungan pendisikan di sekitar kehidupan kita, atau paling tidak membantu sekolah di kampung kita dibesarkan.

AYO KITA BANTU DAN MAJUKAN PENDIDIKAN INDONESIA!

Tulisan singkat ini didedikasikan bagi guru guru honorer dimanapun anda berada.

Gunawan E.S

Ulubelu 11 Nop 2011

Note : Picture taken from weekotwit.blogspot.com

Posted from WordPress for Android

Mimpi Indonesia untuk kembali menjadi anggota OPEC

Posted by gunawanekasaputra on December 9, 2011
Posted in: Uncategorized. Leave a Comment

image

Hello readers

Tidak bisa dipungkiri dunia minyak dan gas Indonesia saat ini masih menjadi primadona dan tumpuan perekonomian negri ini, tapi apakah lita sadar berapa cadangan minyak negri kita saat ini, dan berapa produksi migas kita jika kita bandingkan dengan total kebutuhan minyak dan gas umtuk kehidupan bangsa.

Sampai dengan saat ini perhitungan cadangan minyak potensial kita adalah sekitar 4,5 milliar barrel dengan nilai akurat yang terbukti dari cadangan minyak sekitar 3,7 milliar barrel dengan produksi setahun 357juta barel dari sumberdaya 56,6 milliar barel, kalau disarikan bahwa sumber daya tersebut yang sudah kita produksi sebesar 40%an dari seluruh total sumber daya , namun dengan cadangan terbukti sekitar3,7 milliar barel tersebut diartikan hanya sebesar 0,3% cadangan minyak dunia, jadi masih anggap negeri kita kaya minyak? Salah besar, negri kita gak kaya kaya amat soal minyak, malah sumber daya alam yang lain kita jauh lebih potensial.

Berbicara soal cadangan tidak lengkap jika tidak bicara soal produksi minyak negri ini, saat ini data dari petro energy magazine produksi minyak harian kita (bopd) hanya mencapai 875,754 minyak dan condensate sementara produksi gas kita 9856,15 mmscf, dan produksi minyak kita belum mencapai 1 juta barel oil equivalent per day.

Potensi sumber daya migas nasional saat ini masih cukup besar, terakumulasi dalam 60 cekumgan sedimen (basin) yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Dari 60 cekungan tersebut, 38 cekungan sudah dilakukan kegiatan eksplorasi dan sisanya sama sekali belum dilakukan eksplorasi. Dari cekungan yang telah dieksplorasi, 16 cekungan sudah memproduksi hidrokarbon, 9 cekungan belum diproduksi walaupun telah diketemukan kandungan hidrokarbon, sedangkan 15 cekungan sisanya belum diketemukan kandungan hidrokarbon.

Sementara itu konsumsi minyak kita saat ini jauh melebihi apa yang diperkirakan , pertahun konsumsi kita sekitar 457 jt barel pertahun. Artinya kita defisit 100jt barel pertahun, dan defisit itu kita penuhi dari mengimport minyak dari negara luar, praktis semenjak produksi kita menurun pada akhir 2003 dan sejak 2004 kita sudah melakukan import minyak, ujungnya pada 2008 Indonesia mengundurkan diri dari keanggotaan OPEC karena tidak bisa memnuhi kuota produksi sehingga mengakibatkan kita menjadi net importir minyak sampai dengan saat ini.

Produksi kita yang sudah menurun ini bukan berarti bahwa sumber daya minyak kita sudah habis, namun masih banyak yg belum kita temukan dari proven cadangan dan potensial belum tergarap, sementara oil company saat ini hanya memaksakan untuk mempertahankan lapangan minyak yang sudah mature utk terus dipompa dan dilakukan beberapa cara utk menaikkan produksi. Masoh banyak blok minyak yang belum diaentuh, menarik investor bukan pekerjaan yang mudah, banyak faktor penting yang berperan didalamnya, seperti halnya menarik pelanggan yang lapar ke sebuah rumah makan.

Dalam pidatonya Pak Presiden kita dan menteri ESDM yang baru menghimbau bahwa blok cepu sudah harus dimulai pembangunan fasilitas produksinya pada akhir tahun ini, menurut saya bukan hanya blok cepu yang perlu untuk digenjot produksinya, tapi menarik investor sebanyak banyaknya untuk menemukan lapangan minyak baru di Indonesia. Praktis hanya blok cepu yang merupakan lapangan minyak baru di Indonesia, yang lainnya adalah lapangan lapangan mature yang secara normalnya produksi mereka sudah melampaui peak productionnya. Tentunya menarik investor perlu beberapa kemudahan yang bisa menjadi titik ketertarikan mereka.

Jika banyak lapangan minyak baru ditemukan, maka akan memberikan harapan baru pada produksi minyak kita yang akan menggerakkan perekonomian dengan berkembangnya penggiat usaha dibidang migas baik dati sektor penunjang utama dan sektor pendukungnya, hal itu juga akan terjadi pada sektor hilir dimana para usahawan akan berbondong bondong utk mendukung meningkatnya produkai tersebut.

Semua sektor akan bergerak seiring meningkatnya laju produksi minyak kita, baik dari sektor formal maupun non formal akan mengalami peningkatan.

Usaha peningkatan produksi juga sudah dilakukan oleh peran oil company di Indonesia untuk mendukung upaya mencapai target produksi 1juta barel oil per day. Dengan artificial lift, water flood, steam flood maupin dengan teknologi surfaktan. Peran akademisi dalam hal ini juga sangat dibutuhkan, namun peranan tersebutidak serta merta mendapat kepercayaan dari oil company di Indonesia, karena memang budaya di Indonesia yang tidak mendukung adanya kerjasama antara institut ataupun universitas dengan industri, saat akademisi kita menganjurkan atau menunjukkan solusi peningkatan produksi,

banyak yang terbantahkan denfan alasan bahwa teknologi tsb sudah diterapkan oleh oil company di Indonesia, bahkan oil company mempunyai teknologi yang lebih canggih dari apa yang diajukan oleh akademisi, meskipun teknologi yang dibawa ileh service company seperti Halliburton, Schlumberger, wetherford ataupun NOV merupakan hasil research and development yang melibatkan akademisi aelama puluhan tahun. Saya pikr sudah saatnya akademisi ikut berperan sehingga hubungan akademisi dan industri menjadi bagus dan research akan selalu dilakukan sehingga kita tidak hanya bergantung pada teknologi luar yang mungkin anak negri ini sudah bisa menciptakannya.

Isu peningkatan produksi minyak sudah tidak menjadi pembicaraan di kalangan praktisi migas, namum bapak bapak yang ada di DPR sudah sering mendengung dengungkan untuk.peningkatan produksi, tapi apakah bapak bapak itu tahu apa dan bagai mana meningkatkan produkai tersebut? EOR (enhanced oil recovery) yang sering dibicarakan bukan upaya yang mudah seperti membalik telapak tangan, perlu upaya dan usaha usaha breakthrough untuk membantu mereka mereka yang bekerja dam berusaha di lapangan, EOR bukan usaha sehari atau seminggu yang langsung dapat meningkatkan produksi. Tapi perlu usaha dan kesabaran.

Di tengah meningkatnya konsumsi minyak kita dan terengah engahnya kita meningkatkan produksi minyak, kita berharap bahwa cekungan cekungan yang belum diteliti agar dapat memberikan harapan yang bagus bagi mimpi produksi minyak kita.

Kalau kita berfikir bajwa cadangan yang ada hanua beryahan sampai 23 tahun mendatang seperti apa yang para praktisi prediksikan, rasanya kita perlu berpikir ulang , bahwa Gusti Allah maha adil, minyak bumi yang berasal daro planlton2 yang terkubur jutaan tahin dan mengalami proses pemasakan dalam bumi, berpindah dan masuk ke batuan porous setiap saat setiap detik mereka akan selalu terproses untuk menjadi minyak bumi baru, mungkin saat ini belum matang , namun belum tentu dengan 5,10, 30 tahun yang akan dayang, kemungkinan mereka sudah cukup umur menjadi hidrokarbon ataupun adanya migrasi dari cekungan lainnya yang tersingkap dalam tiap singkapannya selalu ada.

Seperti halnya arab, dimana tidak ada sumber daya alam yang lain, tanah tandus, namun kaya minyak, sementara kita cadangan hanya 0,3% dunia namun sudah merasa negri minyak padahal kita tidak ada apa apanua, namun sumber daya yang lain begitu luar biasa, mineral tak ada habisnya, lautan begitu luasnya namun belum dioptimalkan oleh bangsa kita.

Produsen Minyak berdasarkan jumlah produksi

1.Chevron Pacific            353.987 bopd

2.Pertamina+JOB+TAC     127.313 bopd 3.PETROCHINA                68.053 bopd

4.CONOCO PHILLIPS          64.227 bopd

5.TOTAL EP                   63.500 bopd

6.Chevron Ind Company       32.163 bopd

7.Pertamina hulu energy     31.826 bopd

8.CNOOC                     30.819 bopd

9.MEDCO                     30.378 bopd

10.BOB bumi siak pusako       18.450 bopd

Terima kasih

@GunawanESaputra

Balikpapan , 7 NOV 2011

Posted from WordPress for Android

Posted from WordPress for Android

Posts navigation

← Older Entries
  • Recent Posts

    • Keris Dapur Jalak Ngore
    • Harmoni: Gedung Pesta Elite Bule
    • BATAVIA ” Queen of the East ” – Alwi Shihab
    • Cantik? What do you think?
    • Indonesia Geothermal resources
  • Archives

    • April 2012
    • March 2012
    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
    • September 2011
  • Blogroll

    • GOAL
    • SMITHSONIAN
  • RSS Tribuneselatan

    • Selama Lambang Garuda Itu Didadaku, Aku Akan Tetap Mendukungmu
    • Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rumah Mewah Garuda Kami !!!!
    • Tiziano Crudeli Sang Jurnalis Olahraga dan AC Milan
    • Trend Ai Se Eu Te Pego dilapangan Bola
    • Bidak-Bidak Catur itu Kini Berguguran……
    • David Beckham Fever !!!
    • Sisi lain seorang CR7
    • Mengapa harus Tribune Selatan?
  • RSS Andy Bachtiar Yusuf

    • Memandang Ke Depan
    • Pesta Mereka Yang Terbaik
    • Negeri Para Penonton
    • Menerjang Batas
    • Benarkah Kita Memang Mencintai Sepakbola?
  • MY TWIT

    • Kalo mas Bima Sakti mah jangan diragukan! RT @korantempo: Ini Pemain Indonesia yang Paling (cont) tl.gd/hir9o8 4 days ago
    • Nontok Arema ae ker RT @Bustomi_19: El Capitano Bima Sakti #legend 4 days ago
    • Gak perlu dipikir. Nonton arema saja daripada nonton pertandingan Inter Milan. @OngisnadeNet 4 days ago
    • RT @AlissaWahid: RT @FastrackSchool: Dari pikiran ke karakter, itu konsep Fastrack Funschool utk (cont) tl.gd/hil4ct 5 days ago
    • Merinding pas dengernya di GBK. RT @LifeHacks: pertanyaan serius di weekend ini dari @almaujudy : (cont) tl.gd/hii4vn 5 days ago
Blog at WordPress.com. Theme: Parament by Automattic.
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Powered by WordPress.com